FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    25 01-2022

    766

    55 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Bilateral

    Kategori Berita Pemerintahan | adhi004

    Bintan, Kominfo - Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, menggelar pertemuan bilateral di Ruang Dahlia, The Sanchaya Resort Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/01/2022). Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo meyakini hubungan Indonesia-Singapura akan makin kuat.

    “Saya yakin ke depan hubungan antara dua negara akan makin kuat,” ucap Presiden saat mengawali pertemuan bilateral.

    Di awal sambutannya, Presiden menyampaikan kehormatan bagi pemerintah Indonesia dapat menerima kunjungan PM Lee Hsien Loong dan delegasi Singapura di Bintan.
     
    “Sudah waktunya bagi PM Lee dan saya untuk duduk kembali dan membahas upaya penguatan kerja sama bilateral. Tahun ini juga merupakan tahun peringatan 55 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singapura,” ucap Presiden.
     
    Sementara itu, dalam sambutannya PM Lee menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia atas sambutan yang baik. “Kami senang berada di sini dan bertemu Presiden Jokowi dan para menteri,” ucap PM Lee.

    Pertemuan ini, ucap PM Lee, harusnya diadakan setiap tahun. “Namun karena pandemi, kita bertemu setelah dua tahun,” ujar PM Lee.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan PM Singapura, Lee Hsien Loong untuk menghadiri Leaders’ Retreat Indonesia-Singapura. Saat tiba pukul 11.40 WIB, PM Lee disambut alunan rebana.

    Presiden kemudian memperkenalkan para menteri yang turut menyambut, yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.

    Sementara itu, dari delegasi Singapura tampak hadir Menteri Senior dan Menteri Koordinator Keamanan Nasional Teo Chee Hean, Menteri Pertahanan Ng Eng Hen, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Hukum K. Shanmugam, Menteri Transportasi S. Iswaran, serta Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kedua Perdagangan dan Industri Tan See Leng.

    Usai berbincang-bincang, PM Lee kemudian menandatangani buku tamu dan setelah itu, Presiden dan PM Lee melaksanakan foto bersama. Dalam suasana bersahabat, keduanya berjalan kaki menuju veranda untuk melakukan pembicaraan tete-a-tete. Pada pertemuan kali ini kedua kepala pemerintahan mengenakan batik, termasuk delegasi yang hadir.

    Berita Terkait

    Wapres: Bangsa Indonesia Kehilangan Orang Baik dan Banyak Jasa untuk Bangsa dan Negara

    Wapres menceritakan bahwa almarhum Tjahjo Kumolo semasa hidupnya merupakan seorang pekerja keras dalam setiap tugasnya. Selengkapnya

    Indonesia dan Inggris Sepakat Perkuat Kerja Sama Bidang EBT

    Hal lain yang disampaikan Presiden Joko Widodo dan PM Boris Johson adalah keduanya bersepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang energi b Selengkapnya

    70 Tahun Hubungan Indonesia-Kanada, Presiden Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi

    Presiden mendorong penuntasan perundingan ICA-CEPA pada 2023 yang akan memberikan sinyal positif bagi dunia usaha Indonesia dan Kanada. Selengkapnya

    Indonesia- India Bahas Penguatan Kerja Sama Pangan

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan kuat India terhadap Presidensi G20 Indonesia. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA