FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    14 07-2022

    267

    Presiden: Sarinah Ikon Penting Bangsa yang Rekatkan Memori Antargenerasi

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003

    Jakarta Pusat, Kominfo - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo meresmikan transformasi Sarinah di Sarinah, Jakarta Pusar, Kamis (14/07/2022). Saat menyampaikan sambutannya, Presiden mengenang Sarinah sebagai sebuah ikon penting bangsa yang merekatkan ingatan masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi, termasuk memori Presiden Jokowi saat bersama kakeknya.

    “Saya ingat betul tahun ’70-an, saya diajak kakek saya datang di Sarinah ini. Mungkin tahun ’73-’74, dan saat itu yang ada eskalatornya memang hanya di Sarinah. Saya naik turun, naik turun, senang betul. Naik turun, naik turun senang sekali. Inilah hal-hal yang meninggalkan memori, yang mengesankan kita semua. Masyarakat dari daerah datang ke Jakarta pasti akan ke Sarinah,” kenang Presiden.

    Menurut Presiden, Sarinah memiliki sejarah dan makna yang luar biasa. Pusat perbelanjaan tersebut digagas oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dengan misi besar yang sangat mulia yaitu untuk kegiatan perdagangan barang-barang lokal, produk-produk dalam negeri Indonesia. “Inilah yang akan kita teruskan,” ujarnya.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi juga meninjau beragam produk yang telah dikurasi dengan teliti, kemudian dipajang dengan penataan yang sangat detail. Menurut Presiden, kerja-kerja profesional seperti itu harus diapresiasi dan dihargai.

    “Inilah the new Sarinah yang telah bertransformasi dan kita senang hari ini kita resmikan, tetapi empat bulan sebelum ini sudah berapa Pak Erick? Lima juta pengunjung telah datang di Sarinah,” imbuhnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden pun berpesan agar transformasi Sarinah bukan hanya berupa bangunan fisiknya saja, tetapi juga melingkupi semangat, strategi, komitmen, dan cara kerjanya agar Sarinah ke depan selalu menjadi ikon bangsa. Selain itu, Sarinah juga diharapkan memberikan multiplier effect bagi para perajin seni budaya dan utamanya pengusaha produk-produk dalam negeri yang kualitasnya sangat baik.

    “Tadi kita lihat sepatu yang kualitasnya sangat bagus, harganya sangat mahal, nggak apa-apa memang kualitasnya bagus harganya harus mahal. Ada produk-produk tenun, ada produk-produk batik yang harganya mahal, ya memang harus mahal. Jangan dijual barang-barang dengan kurasi yang baik, hasil yang sangat bagus seperti itu dengan tangan dijual dengan harga murah. Agar kita selalu bangga dan kita membeli dan menggunakan lebih banyak produk-produk bangsa kita sendiri untuk memenangkan persaingan global,” tandasnya.

    Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta, serta sejumlah direktur dan komisaris BUMN.

    Berita Terkait

    Wapres Minta Perguruan Tinggi Perkuat Transformasi Iptek dan Seni

    Wapres berharap, sebagai institusi pendidikan tinggi, Unwahas diharapkan mampu merespon dan memfasilitasi “merdeka belajar” dengan terus Selengkapnya

    Wapres Serahkan Bantuan Kemensos dan BPJAMSOSTEK kepada Warga

    Wapres menyatakan, bantuan yang diberikan merupakan komitmen pemerintah. Selain sebagai upaya merespon kenaikan harga BBM, bantuan juga dibe Selengkapnya

    Presiden Tegaskan Tidak Ada Penghapusan dan Pengalihan Pelanggan Listrik Daya 450 VA

    Presiden berharap masyarakat tidak perlu merasa resah akan hal tersebut. Selengkapnya

    Pemerintah Dorong Mahasiswa Majukan The New Digital Economy

    Mahasiswa merupakan salah satu elemen penting bangsa terutama untuk mempelajari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi bag Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA