FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    10 08-2022

    247

    Presidensi G20 Indonesia Jadi Momentum Aksi Nyata Transisi Energi

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003

    Jakarta Pusat, Kominfo - Tren pertumbuhan perekonomian Indonesia terus memperlihatkan hasil yang sangat baik dan memberikan optimisme bagi berlanjutnya penguatan perekonomian ke depan. Setelah tumbuh positif pada dua kuartal sebelumnya, perekonomian Indonesia pada kuartal 2 tahun 2022 juga tercatat kembali tumbuh positif mencapai 5,44% (yoy). Kinerja impresif tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah, meski dunia pada saat ini masih diterpa krisis multidimensi yang berdampak langsung pada multisektor.

    Disamping itu, peran penting Indonesia dalam Presidensi G20 tahun 2022 juga menjadi perhatian seluruh dunia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga selaku Ketua Sherpa Track mengatakan bahwa Indonesia selalu berupaya mendorong G20 untuk menghasilkan berbagai aksi dan tindakan yang nyata serta Indonesia sendiri juga menerapkan leading by example dalam menjalankan Presidensi G20 kali ini.

    “Transisi energi menjadi penting dalam KTT G20 dan transisi energi terdiri dari power plan sendiri. Kemudian dari mobility, yang paling terdekat adalah di industri otomotif. Indonesia tentu ingin menyelenggarakan G20 dengan contoh dan contoh ini tidak hanya di sektor energi tetapi di sektor transportasi juga,” tegas Menko Airlangga dalam kegiatan Penyerahan Simbolis Mobil Listrik sebagai Kendaraan Resmi Delegasi G20 pada KTT G20 Indonesia Tahun 2022 di Lobby Gedung Ali Wardhana Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (10/08/2022).

    Dukungan dari industri otomotif  berupa 143 (seratus empat puluh tiga) unit mobil listrik untuk digunakan sebagai kendaraan resmi delegasi pada KTT G20 Indonesia. Penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan resmi G20 juga turut merefleksikan komitmen Indonesia dalam memenuhi target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan usaha sendiri atau 41% dengan dukungan internasional di tahun 2030 dan net zero emissions di tahun 2060. Target tersebut menjadi tugas bersama Pemerintah dan swasta. 

    “Tentunya kita berharap kegiatan yang dilakukan hari ini merupakan awal dari percepatan agar electric vehicle di Indonesia bisa ditargetkan 20% minimal di tahun 2030. Selanjutnya, sekali lagi kami ucapkan terima kasih dan kami berharap produksi nasional bisa terus berkembang. Untuk ekosistem EV, PLN diharapkan untuk menyiapkan baterainya, termasuk electric charge. Harus ada satu standar untuk charging station. Ini yang kita harus lakukan dalam waktu dekat,” ungkap Menko Airlangga.

    Dalam KTT G20, Indonesia akan menerima 39 Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan negara-negara G20 dan negara undangan serta pimpinan dari organisasi internasional. Dari sisi kebutuhan logistik, Panitia Nasional Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022 telah mempersiapkan kendaraan bagi kepala delegasi beserta rombongan yang menghadiri acara KTT. Presidensi G20 Indonesia akan menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan resmi KTT G20.

    Keunggulan sumber daya alam menjadikan Indonesia sebagai negara produsen yang tepat untuk EV. Indonesia merupakan negara yang kaya akan nikel (sekitar 23% dari dunia) dan cobalt  yang merupakan bahan baku utama pembuatan baterai. Oleh karena itu, produsen EV dapat memproduksi kendaraan EV yang terjangkau di Indonesia, dimana kurang lebih 30%-35% harga EV adalah untuk komponen baterai. Dengan kepemilikan sumber daya alam dan kemampuan sumber daya manusia, Indonesia diprediksi dapat menjadi EV Battery Production Hub di ASEAN pada tahun 2026 dan menjadi pemain utama di tingkat global pada tahun berikutnya.

    Turut hadir dalam acara ini Menteri Perindustrian, Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Staf Khusus Menteri Perhubungan Indonesia, Deputi Bidang Kerjasama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian, Plt Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, dan Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

    Sumber: ekon.go.id

    Berita Terkait

    WTD 2022 Peluang Indonesia Jadi Lokomotif Pemulihan Pariwisata Global

    Pemulihan sektor pariwisata Indonesia dinilai menjadi salah satu best practice. Data menunjukkan pada Juli 2022, kedatangan wisatawan mancan Selengkapnya

    Presiden: Indonesia Harus Tetap Waspadai Pandemi Covid-19

    Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pandemi Covid-19 terjadi di seluruh negara di dunia. Oleh karena itu, yang bisa memberikan pernyataan Selengkapnya

    Presiden Joko Widodo: Terus Jaga Neraca Produktivitas Pangan

    Syahrul menuturkan bahwa Presiden Joko Widodo meminta agar sistem logistik dan transportasi dapat terus ditingkatkan agar stabilitas harga p Selengkapnya

    Presiden Dorong Peningkatan Produksi Kedelai Nasional

    Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah arahan antara lain agar jajarannya bisa menentukan harga kedelai agar petani tidak dirugikan. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA