FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    14 09-2022

    233

    Momen Bersejarah G20 Kebudayaan Diabadikan dengan Penandatanganan Prangko dan Sampul Peringatan

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Magelang, Kominfo - Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi bersama Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika menerbitkan prangko dan sampul peringatan G20 Culture Ministers’ Meeting. Peluncuran prangko dan sampul peringatan yang ditandatangani Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dalam rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri G20 bidang Kebudayaan. 

    Menteri Nadiem menjelaskan bahwa prangko tersebut merupakan bentuk lain untuk mendokumentasikan momen bersejarah Pertemuan Tingkat Menteri G20 bidang Kebudayaan.

    “Prangko dan sampul peringatan ini merupakan salah satu produk resmi negara untuk mempromosikan budaya maupun kekayaan alam Indonesia ke publik internasional,” ujarnya usai penandatanganan di Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (13/09/2022).

    Alit Ambara, seniman asal Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan sosok yang merancang desain prangko dan sampul peringatan G20 Culture Ministers’ Meeting. Desain  tersebut mengandung makna pentingnya pelestarian dan pengembangan lingkungan secara berkelanjutan melalui jalan kebudayaan sebagai tanggung jawab. Bertajuk "Borobudur Glitch”, Borobudur diilustrasikan sebagai sumber ketenangan dunia.

    “Perkembangan pengetahuan dan kemajuan teknologi saat ini seharusnya tidak serta merta menghilangkan nilai-nilai kebudayaan seperti gotong royong, tetapi  dapat dikombinasikan menjadi dasar yang kokoh untuk menopang kehidupan yang lebih baik,”  tambah Nadiem.

    Merujuk tema  “Culture for Sustainable Living” atau “Kebudayaan untuk Kehidupan Berkelanjutan”, prangko tersebut menjadi pengingat akan banyaknya perubahan yang menggerus kebudayaan masyarakat. Oleh karena itu, terbitnya prangko tersebut diharapkan mampu menguatkan komitmen pelestarian Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia.

    Untuk terus menguatkan  posisi budaya sebagai fondasi kehidupan dan mempromosikan Candi Borobudur ke  seluruh dunia, prangko dan Sampul Peringatan Culture Ministers’ Meeting G20 “Borobudur Glitch” diberikan sebagai cendera mata untuk para delegasi G20  yang telah hadir dalam Pertemuan Tingkat Menteri G20 bidang Kebudayaan.

    “Dengan diterbitkannya Sampul Peringatan Culture Ministers’ Meeting G20 “Borobudur Glitch”, kami berharap dapat memimpin dan menginspirasi lahirnya inisiatif baru untuk membangun masa depan yang berkelanjutan,” tutup Nadiem.

    Berita Terkait

    Pimpin Sesi III KTT G20, Presiden Serukan Penghentian Perang

    Presiden Joko Widodo mengatakan ekonomi digital merupakan kunci masa depan ekonomi dunia. Selengkapnya

    Penguatan Kolaborasi Jadi Fondasi Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua

    Percepatan pembangunan di Papua optimis berhasil dilakukan salah satunya melalui pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB). Selengkapnya

    Wapres Harapkan Terobosan Penggunaan Anggaran Penanganan Kemiskinan Lebih Efektif

    Wapres meminta KPRBN untuk mencari terobosan pemanfaatan anggaran penanggulangan kemiskinan agar lebih efektif. Selengkapnya

    Presiden dan Raja Mswati III Saksikan Penandatanganan MoU Kerja Sama Ekonomi

    MoU yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Kerajaan Eswatini Thulisile Dladla tersebut Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA