FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 09-2022

    290

    Tekan Inflasi, Pemerintah Pusat dan Daerah Perlu Bersinergi Cukupi Supply Chain dan Pasokan Pangan

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Karawang, Kominfo – Isu inflasi semakin kencang berhembus seiring dengan melonjaknya harga bahan pokok di tanah air.
    Pemerintah pun terus melakukan penyesuaian harga terhadap pasar global yang berjalan dinamis.
    Guna mengendalikan ancaman inflasi tersebut, diperlukan langkah yang tepat untuk mencukupi kebutuhan supply chain dan pasokan pangan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
    “Untuk mengendalikan inflasi, selain yang dilakukan pemerintah pusat, itu sudah juga dikoordinasikan dengan pemerintah daerah untuk mencukupi supply chain, pasokan pangan yang dibutuhkan, sehingga diharapkan bahwa inflasi dapat ditekan,” ujar Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam keterangannya kepada awak media, usai meninjau Batamindo Green Farm, Jl. Kota Bukit Indah Raya, Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/09/2022).
    Menurut Wapres, pemerintah terus mengupayakan kestabilan harga di seluruh daerah melalui kerja sama, antar pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
    “Dari satu daerah jangan sampai harganya naik, itu akan di supply dari daerah lainnya. Ini sudah ada semacam kesepahaman antara satu daerah dengan daerah yang lain. Dengan demikian, inflasi dapat dikendalikan,” ungkap Wapres.
    Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, kemajuan teknologi di industri pangan, seperti hidroponik dapat menjadi solusi dalam mengatasi ancaman ketahanan pangan nasional, termasuk inflasi.
    “Saya melihatnya ini salah satu solusi untuk mengatasi inflasi. Karena apa? Sayuran di gunung bisa ditanam di daerah panas, sehingga yang tadinya kita mengandalkan hal-hal yang sangat alami saja, kadang-kadang terkena cuaca berdinamika. Sekarang dengan teknologi hidroponik yang greenhouse ini, maka tanaman apapun bisa kita hasilkan di manapun,” jelas Ridwan Kamil.
    “Kami berharap dengan solusi teknologi ini, ketahanan pangan, sekuriti pangan, di Jawa Barat dan juga Indonesia betul-betul bisa didesain lebih terukur,” tambahnya.
    Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi menyebutkan, Indonesia masih termasuk ke dalam negara yang mengalami inflasi yang rendah dibanding negara-negara lain.
    “Alhamdulillah di negara kita inflasi sampai hari ini sangat kecil sekali kalau dibandingkan dengan negara-negara di luar, apalagi negara-negara maju,” kata Harvick.
    Hadir pula pada kesempatan tersebut Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar dan Direktur Batamindo Green Farm Franciscus Welirang.
    Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Muhammad Imam Azis, dan Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah.

    Berita Terkait

    HGN 2022, Pemerintah Ajak Guru Ciptakan Perubahan dan Kebaruan

    Melalui terobosan itu, berbagai rintangan mulai dari Sabang hingga Merauke telah mampu dilewati. Selengkapnya

    Presiden: Pemerintah dan Parlemen ASEAN Harus Bersinergi Perkokoh Kesatuan dan Sentralitas ASEAN

    Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat melakukan pertemuan dengan pemimpin ASEAN dan perwakilan ASEAN Inter-Parliament Assembly Selengkapnya

    Pemerintah Dukung Percepatan Transformasi Digital dengan Palapa Ring Integrasi

    Dukungan dari para stakeholder untuk penyelesaian proyek Palapa Ring Integrasi juga sangat diperlukan, khususnya dalam penyelarasan jalur Pa Selengkapnya

    Apresiasi Pemerintah Atas Pengembangan Ekonomi Digital dan Inklusivitas Keuangan

    Sektor perbankan dapat mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa naik kelas melalui pembiayaan, termasuk dalam platform digi Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA