FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 06-2024

    321

    Menteri Budi Arie Ajak Mahasiswa Perangi Judi Online

    SIARAN PERS NO. 405/HM/KOMINFO/06/2024
    Kategori Siaran Pers

    Siaran Pers No. 405/HM/KOMINFO/06/2024

    Sabtu, 15 Juni 2024

    tentang

    Menteri Budi Arie Ajak Mahasiswa Perangi Judi Online

    Di tengah peningkatan adopsi teknologi digital, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyesalkan adanya warga yang terjebak dalam judi online. Bahkan, akibat judi online, kehidupan dalam keluarga menjadi tidak harmonis dan makin banyak persoalan.  Oleh karena itu, Menteri Budi Arie mengajak mahasiswa untuk memerangi judi online. 

    "Karena itulah di forum yang baik ini saya mengajak sama-sama kita semua memerangi judi online, karena judi online ini bukan hanya merusak ekonomi keluarga, tapi juga hubungan di dalam keluarga itu sendiri," ungkapnya dalam Orasi Ilmiah Prosesi Wisuda ke-X Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) di Gedung Sasono Langeng Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (15/06/2024).

    Menkominfo menyatakan kemajuan digital memang menyimpan Ironi buruk atau masalah yang bisa menjadi penyakit di masyarakat.  “Maraknya berbagai kasus kekerasan dalam rumah tangga hingga berujung pada pembunuhan akibat terjebak pinjaman online dan judi online merupakan dampak negatif yang meresahkan dari perkembangan digitalisasi,” tandasnya. 

    Menteri Budi Arie mengingatkan dampak terbesar paling dirasakan oleh kalangan perempuan.  “Suami dan istri jadi bertengkar, anak-anak kehilangan harapan karena ekonominya rusak. Dan korban paling terbesar dari judi online adalah kaum perempuan. Karena yang main judi lakinnya, yang korban uang belanjanya dipotong adalah kaum perempuan," tuturnya. 

    Secara khusus, Menkominfo menegaskan Pemerintah berupaya melindungi anak dari dampak buruk pemanfaatan teknologi digital dan internet. Menurutnya, anak-anak perlu dilindungi dari kekerasan dan pornografi anak yang dapat merusak generasi mendatang. 

    "Sebentar lagi dalam waktu yang tidak lama kami akan mengeluarkan regulasi mengenai child online protection yang artinya melindungi anak di ruang digital. Kita ingin agar anak-anak kita bisa bertumbuh dengan konten-konten yang baik," tegasnya.

    Menteri Budi Arie juga mendorong semua pihak, terutama dunia pendidikan untuk  terus berupaya meningkatkan literasi digital masyarakat.

    “Kita perlu menyadari bahwa di era digital ini, kejahatan digital seringkali kita temukan. Untuk itu, penanaman kurikulum digital dengan tetap menekankan pada nilai-nilai positif, juga perlu ditingkatkan demi menghindari kemunculan pelaku kejahatan digital baru,” ungkapnya.

    Biro Humas Kementerian Kominfo
    e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
    Telp/Faks : 021-3504024
    Twitter @kemkominfo
    FB: @kemkominfo
    IG: @kemenkominfo
    website: www.kominfo.go.id

    Berita Terkait

    Siaran Pers No. 444/HM/KOMINFO/07/2024 tentang Kembangkan Talenta Digital, Kominfo Jalin Kerja Sama dengan APTDI

    Wamenkominfo meminta semua pihak mempercepat pengembangan talenta digital dalam menghadapi masa depan. Selengkapnya

    Siaran Pers No. 443/HM/KOMINFO/07/2024 tentang Dua Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Kapal Pengangkut Material BTS BAKTI Kominfo

    Hingga Senin pagi, 22 Juli 2024, pukul 08.05 WIT, Dirut Fadhilah Mathar menyatakan Tim SAR gabungan melakukan pencarian ke wilayah perairan Selengkapnya

    Siaran Pers No. 442/HM/KOMINFO/07/2024 tentang Tingkatkan Inovasi Digital Sektor Keagamaan, Kominfo - PBNU Gelar DLA

    Menteri Budi Arie mengapresiasi Nahdlatul Ulama sebagai salah satu mitra dalam penyelenggaraan DLA. Selengkapnya

    Siaran Pers No. 441/HM/KOMINFO/07/2024 tentang Menkominfo Dorong Generasi Muda Tingkatkan Keahlian Digital

    Menkominfo mengingatkan agar beradaptasi dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA