FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    14 09-2021

    278

    [HOAKS] Aplikasi PeduliLindungi Buatan Singapura

    Kategori Hoaks | mth

    Penjelasan:

    Telah beredar di media sosial sebuah unggahan yang memperlihatkan logo aplikasi PeduliLindungi dengan keterangan โ€œTernyata aplikasi PEDULI LINDUNGI itu aplikasi bikinan SINGAPORE. Gilaโ€ฆ Seluruh data kita direkam Singapore, dan kedaulatan Data Indonesia sudah ada ditangan mereka, meski ini aplikasi Telkom. Mereka tau Alamat kita, tgl Lahir kita, email Kita, kita makan apa, kita kemana ajaโ€ฆ semua mereka tau. Kalau info ini salah mohon saya di informasikan apa yang salah ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™โ€.

    Faktanya, klaim yang mengatakan bahwa aplikasi PeduliLindungi merupakan aplikasi buatan Singapura adalah salah.

    1. Aplikasi PeduliLindungi adalah buatan dalam negeri.

    Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Dedy Permadi, menyatakan bahwa aplikasi PeduliLindungi merupakan buatan anak bangsa yang dikembangkan bersama dengan salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Dikutip dari Kompas.com, Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relation PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Ahmad Reza menyatakan bahwa PeduliLindungi 100 persen dibuat oleh putra-putri terbaik Indonesia.

    2. Data PeduliLindungi ditempatkan di dalam negeri.

    Faktanya, data PeduliLindungi ditempatkan di pusat data yang berlokasi di dalam negeri dan dikelola sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Kementerian Kominfo secara tegas menyampaikan bahwa data-data strategis harus disimpan di dalam negeri.

    KATEGORI: HOAKS

    Link Counter:

    -Klarifikasi Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Dedy Permadi

     

     

    Berita Terkait

    [HOAKS] Vaksin Sinovac dan AstraZeneca Mengandung DNA Babi

    Selengkapnya

    [HOAKS] Pengumuman Undian Pemenang Hadiah oleh Shopee

    Selengkapnya

    [HOAKS] Penggalangan Donasi Mengatasnamakan Wakil Wali Kota Batu Jawa Timur

    Selengkapnya

    [HOAKS] Pendaftaran Penerima Vaksin Nusantara

    Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA