FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    03 01-2024

    2442

    Awas Hoaks! Pengungsi Rohingya Sengaja Dikirim ke Indonesia

    Kategori Berita Kominfo | doni003

    Jakarta Pusat, Kominfo -  Warganet ramai membincang konten unggahan di media sosial Instagram. Konon, unggahan itu berisi klaim bahwa pengungsi Rohingya sengaja dikirim ke Indonesia agar teralihkan perhatiannya dari konflik Israel-Palestina yang masih berlangsung.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari kompas.com, klaim pengungsi Rohingya sengaja dikirim ke Indonesia agar teralihkan dari isu Palestina tidak sesuai fakta.

    Faktor penyebab pengungsi Rohingya melarikan diri ke Malaysia dan Indonesia adalah karena ketiadaan mata pencaharian yang layak, geng kriminal, dan afiliasi dari kelompok bersenjata juga menimbulkan ketakutan bagi para pengungsi yang tinggal di kamp pengungsian Cox's Bazar, Bangladesh, serta pemotongan jatah makanan pengungsi pada awal 2023 oleh Program Pangan Dunia (WFP).

    Berikut laporan harian isu hoaks, disinformasi dan misinformasi yang telah diidentifikasi oleh  Tim AIS Kementerian Kominfo, Rabu (03/01/2024):

    1. [HOAKS] Pengungsi Rohingya Sengaja Dikirim ke Indonesia untuk Alihkan Isu Palestina
    2. [HOAKS] Ombak Mirip Tsunami Sapu Bersih Tempat Wisata
    3. [HOAKS] Akun Instagram Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang Tawarkan Giveaway
    4. [HOAKS] RSUD Sumedang Runtuh Akibat Gempa Bumi
    5. [HOAKS] Video Jalan Cadas Pangeran Longsor

    Berita Terkait

    Awas Hoaks! Bantuan BI Senilai Rp125 Juta untuk Pelaku UMKM

    Faktanya, klaim yang beredar tersebut adalah tidak benar. Selengkapnya

    Awas Hoaks! Ada Lumpur Mengandung Gas di Wilayah Konstruksi IKN

    Deputi Sarana dan Prasarana IKN, Silvia Halim, juga menegaskan bahwa unggahan video tersebut hoaks. Selengkapnya

    Awas Hoaks! Pemerintah Akan Berikan Tambahan BPNT Tahap 2

    Kemensos RI memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resmi @kemensosri, ternyata tidak pernah membuat tautan terkait pendaftaran maupun Selengkapnya

    Awas Hoaks! Video Tips Ketahui Tingkat Kejantanan Pria

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta klaim dalam video tersebut tidak benar. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA