FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    28 10-2021

    437

    Presiden Ingatkan Peran Sentral Pemuda sebagai Pemimpin Perubahan

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003

    Jakarta Pusat, Kominfo - Di era digital saat ini, pemuda memiliki peran sentral menjadi pemimpin perubahan. Pemuda adalah kekuatan terbesar dari bonus demografi bangsa Indonesia yang memiliki jiwa pemberani untuk mengambil risiko dan merebut peluang yang ada, serta inovatif.

    Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa usia tidak menjadi batasan untuk tetap menjadi muda.

    “Yang muda harus terus bekali diri dengan yang terkini, yang terbaru. Generasi sebelumnya harus terus meremajakan diri, mengadopsi cara-cara baru, dalam berpikir dan bekerja,” ujar Presiden dalam video sambutan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 secara virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden,  Kamis (28/10/2021).

    Presiden menuturkan, prestasi pemuda Indonesia seperti tumbuhnya start-up yang sukses menjadi pemain global merupakan bukti dari kekuatan pemuda. Selain itu, karya dan prestasi anak bangsa di kancah global juga makin bertambah.

    “Karya-karya musisi dan seniman-seniman muda Indonesia yang punya reputasi dunia semakin banyak, semakin bertambah. Prestasi besar atlet pemuda kita mengharumkan nama bangsa,” lanjutnya.

    Dalam dunia yang penuh disrupsi, Presiden berpandangan bahwa saat ini merupakan waktu bagi para kaum muda menjadi pemimpin untuk memenangkan kompetisi. Saatnya pemuda menjadi pemimpin yang berani mengambil inisiatif, tetapi tetap humanis.

    “Pemimpin yang mau terus belajar kepada siapa saja, tentang apa saja, dan yang terlebih penting pemimpin yang siap berkontribusi untuk kemajuan Indonesia,” jelasnya.

    Kepala Negara memahami bahwa tidak semua pemuda Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati pendidikan tinggi, memahami dunia yang penuh disrupsi, memahami dunia yang menuju ke mana, dan memahami perkembangan IPTEK terbaru.

    Meski demikian, pemuda Indonesia harus saling berbagi informasi, pengetahuan, dan keterampilan agar semua anak Indonesia dapat berkontribusi yang lebih besar kepada kemanusiaan dan kemajuan bangsa.

    “Itulah esensi kepemimpinan. Kepemimpinan adalah membantu yang tidak bisa menjadi bisa dan membantu yang sudah bisa menjadi lebih bisa lagi,” tandasnya.

    Berita Terkait

    Pemerintah Gencarkan Digitalisasi Pemasaran Produk IKM

    Pemerintah terus berupaya agar para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dapat meningkatkan penjualannya di tengah situasi pandemi Covid Selengkapnya

    Pimpin Ratas MotoGP, Presiden Ingin Pastikan Semua Persiapan Baik

    Tidak hanya di sekitar sirkuit, Presiden juga ingin fasilitas dan infrastruktur pendukung di dalam sirkuit untuk segera dibangun dan dibenah Selengkapnya

    Ciptakan SDM Unggul, Perlu Kolaborasi dan Peran Aktif Lembaga Pendidikan

    “Salah satu kunci keberhasilan dalam melaksanakan pekerjaan besar adalah kolaborasi. Kita butuh peran aktif lembaga pendidikan, termasuk d Selengkapnya

    Presiden Tinjau Penataan Sejumlah Infrastruktur di Mandalika

    Tampak Presiden meninjau beberapa fasilitas di antaranya adalah pos pemeriksaan suhu dan kartu kewaspadaan kesehatan elektronik atau e-HAC, Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA