FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    19 04-2022

    310

    Vaksinasi Sebelum Mudik dan Prokes Ketat Demi Perlindungan Optimal

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003

    Jakarta Pusat, Kominfo -  Masyarakat yang ingin mudik lebaran tahun ini diharapkan melakukan persiapan yang matang saat sebelum, selama perjalanan, dan saat setelah sampai tempat tujuan. Agar masyarakat terlindungi optimal saat menjalani mudik lebaran.

    Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menegaskan agar masyarakat terlindungi optimal saat menjalani mudik, maka penerapan protokol kesehatan harus diutamakan. Pemerintah menghimbau masyarakat untuk vaksinasi jauh-jauh hari sebelum keberangkatan dengan harapan antibodi dapat terbentuk sempurna.

    "Saat ini secara nasional kondisi penularan masih cukup terkendali bahkan dengan hasil sero survei terkini. Walau begitu, vaksinasi tetap harus dilakukan terlepas dari kondisi kasus yang terjadi di suatu wilayah," Wiku menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2022).

    Menurut Jubir Penanganan Covid-19, pada prinsipnya kekebalan komunitas yang terbentuk pada suatu wilayah dapat memberi perlindungan pula pada wilayah lainnya. Sehingga, semakin tinggi pemerataan kekebalan komunitas ini, maka perlindungan nasional yang terbentuk dapat semakin optimal.

    Bahkan termasuk bagi orang yang sudah pernah tertular, vaksinasi tetap harus dilakukan mengingat hasil penelitian dan rilis organisasi dunia seperti WHO dan CDC yang menyatakan potensi tertular kembali yang lebih besar pada orang yang pernah tertular dan tidak divaksin.

    "Kedua hal ini menjadi landasan bagi Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah setempat untuk terus berupaya melakukan percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi,"jelasnya.

    Khususnya terkait sertifikat vaksin, dokumen ini tetap harus ditunjukkan melalui aplikasi Peduli Lindungi sebagai bukti resmi bahwa seseorang telah divaksinasi demi aktivitas yang produktif dan aman Covid-19.

    Berita Terkait

    Jadikan Warisan Dunia, Permerintah Harapkan Dukungan Komunitas Intelektual

    Tema “Recover Together, Recover Stronger” yang diusung menjadi kompas moral untuk menyatukan negara maju dan berkembang dalam menghadapi Selengkapnya

    Salurkan Bansos di Surakarta, Presiden Harap Ekonomi Pulih Kembali

    Selain itu, Presiden dan Ibu Iriana juga sempat berbelanja telur asin, buah-buahan, serta alat-alat masak seperti centong nasi dan juga suti Selengkapnya

    Digitalisasi Retribusi dan QRIS Jaga Pasar Rakyat dan Sektor Perdagangan

    Pemerintah memberikan atensi lebih terhadap pasar rakyat dan pedagang pasar rakyat guna menjaga pertumbuhan ekonomi nasional selama pandemi Selengkapnya

    Tinjau KCBN Muaro Jambi, Presiden Harap Jejak Peradaban Dilestarikan

    Presiden mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan kembali memulai merestorasi di beberapa titik, sekal Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA