FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    16 05-2022

    274

    [DISINFORMASI] Vaksin Covid-19 Pfizer Berbahaya bagi Wanita Hamil dan Menyusui

    Kategori Hoaks | mth

    Penjelasan :

    Beredar sebuah unggahan berbahasa Inggris yang mengklaim bahwa vaksin Pfizer berbahaya bagi wanita hamil dan menyusui. Unggahan itu menyertakan gambar dari sejumlah dokumen yang disebut diterbitkan oleh Pfizer. 

    Dilansir dari Agence France-Presse (AFP), klaim tersebut adalah tidak benar. Faktanya, gambar dokumen pada unggahan tersebut berasal dari dokumen lama yang diunggah pada Desember 2020. Juru Bicara Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan Inggris (MHRA) mengonfirmasi bahwa dokumen tersebut tidak mencerminkan pedoman vaksin saat ini. Seperti kebanyakan uji klinis, individu hamil dan menyusui dikeluarkan dari daftar uji coba awal vaksin Pfizer-BioNTech. Data yang diunggah tersebut merupakan panduan awal dimana saat itu Inggris tidak merekomendasikan vaksin untuk kelompok tersebut. Namun, sejak 1 Januari 2021, sebagai pengakuan atas fakta bahwa Covid-19 dapat menyebabkan penyakit parah pada fase kehamilan, maka pedoman tersebut diperbarui dan pemerintah Inggris merekomendasikan vaksin Covid-19 untuk ibu hamil dan menyusui. Juru Bicara MHRA mengatakan tidak ada masalah keamanan terkait vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech bagi wanita hamil, didasarkan pada lebih dari 104.000 wanita hamil yang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19 di Inggris dan Skotlandia. Selain itu, tidak ada bukti jika vaksinasi Covid-19 saat menyusui menyebabkan bahaya pada anak yang disusui atau memengaruhi kemampuan ibu menyusui.

    KATEGORI: DISINFORMASI

    Link Counter :

    Berita Terkait

    [DISINFORMASI] Presiden Joko Widodo Didemo di Jerman

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Video Kebakaran di SPBU 1 Juli 2022 Efek Bayar Pakai HP

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Klaim Efektivitas Pfizer Turun 1 Persen dalam Seminggu

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] CEO Pfizer Albert Bourla Menyatakan akan Mengurangi Populasi Dunia hingga 50 Persen

    Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA