FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    21 05-2024

    278

    Tinjau Posko Pengungsi di Agam, Presiden Serahkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003

    Agam, Kominfo - Presiden Joko Widodo mengunjungi posko tanggap darurat dan pengungsian di Lapangan Batu Taba, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat Selasa (21/05/2024). Didampingi Ibu Iriana, Presiden Joko Widodo terlebih dahulu menyapa anak-anak di tenda pengungsian.

    Presiden juga menyerahkan secara simbolis santunan duka bagi warga terdampak yang rumahnya hancur akibat bencana. Santunan diberikan kepada 12 orang penerima simbolis terdiri atas perwakilan penerima bantuan rumah rusak berat, sedang, ringan, dan ahli waris korban meninggal dunia.

    “Tadi sudah saya sampaikan yang meninggal segera akan diberikan santunan, kemudian yang rumahnya rusak untuk menenangkan beliau-beliau masyarakat akan segera bantuannya diberikan dan dimulai pembangunannya. Tetapi sekali lagi, dengan catatan lahan untuk relokasi sudah ditetapkan dari Pak Bupati,” ujarnya.

    Presiden menjelaskan bahwa terdapat 625 rumah rusak akibat bencana longsor dan banjir bandang lahar dingin di Sumatra Barat, 159 di antaranya mengalami rusak berat. Presiden segera memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk segera membangun kembali rumah warga setelah tempat relokasi disiapkan pemerintah daerah.

    “Ini nanti kalau ada yang memang harus direlokasi (maka) direlokasi. Tadi Pak Bupati, Pak Gubernur sudah menyiapkan lahannya sehingga segera nanti ada penetapan lokasi. Kalau sudah, pemerintah pusat Kementerian PU akan saya perintah untuk segera dimulai karena barangnya yang untuk membangun itu sudah siap,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo mengadakan rapat di tenda bersama sejumlah jajarannya. Presiden memberikan sejumlah arahan untuk penanganan bencana, termasuk memastikan logistik untuk pengungsi mencukupi dan proses pencarian korban yang belum ditemukan terus dilanjutkan.

    “Logistik harian untuk para pengungsi saya lihat masih baik dan logistiknya juga tiga minggu ke depan masih cukup,” tambahnya.

    Salah satu poin penting lainnya yang disampaikan oleh Presiden adalah perlunya pembangunan sabo dam tambahan untuk mengantisipasi lahar dingin. Menurut Presiden, dari kebutuhan 56 sabo dam yang dihitung Kementerian PUPR, baru dua yang terbangun.

    “Saya perintahkan tahun ini harus dimulai, terutama di tempat-tempat yang sangat penting, ada enam, segera harus dimulai. Tadi saya sudah perintahkan Pak Dirjen, nanti saya akan perintah ke Menteri PU,” ungkapnya.

    Kunjungan Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam menangani bencana alam dan mendukung warga yang terdampak di Provinsi Sumatra Barat.

    Berita Terkait

    Buka Rakernas Apeksi XVII, Presiden Tekankan Persiapan Menuju Kota Masa Depan

    Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah ingin menjadikan kota-kota di Indonesia sebagai kota masa depan yang nyaman, layak huni, da Selengkapnya

    Buka World Water Forum Ke-10 di Bali, Presiden Serukan Kolaborasi Global

    Presiden Joko Widodo mengingatkan tentang pentingnya pengelolaan air yang efektif di tengah proyeksi kekeringan yang akan mempengaruhi 500 j Selengkapnya

    Dorong Penguatan Industri Teknologi Lokal, Presiden Resmikan Indonesia Digital Test House

    Sebagai fasilitas pengujian perangkat berstandar internasional, IDTH adalah yang terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara. Dengan investasi Selengkapnya

    Buka Musrenbangnas 2024, Presiden: Sinkronisasikan Program Pembangunan

    Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya memastikan rencana pembangunan pusat dan daerah berjalan beriringan. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA