FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    23 09-2022

    288

    Wapres: Jadikan Masjid Pusat Pembinaan Masyarakat Sekitar

    Kategori Berita Pemerintahan | Viska

    Semarang, Kominfo – Sejarah telah mencatat eksistensi dan peranan masjid sebagai pilar pembangunan peradaban Islam sejak zaman Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam. Tidak hanya sebagai sarana ibadah ritual seperti salat dan membaca Al-Qur’an, tetapi Rasulullah SAW juga mengisi dan memajukan masjid dengan dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial.

    Untuk itu, mengikuti jejak Rasulullah SAW, masjid-masjid di Indonesia, termasuk Masjid Baiturrahman Semarang, diharapkan dapat memberikan manfaat khususnya dalam membina masyarakat sekitarnya.

    “Saya berharap setelah masjid ini dibangun, dimakmurkan tidak hanya tempat salat tapi berbagai kegiatan keislaman, tempat pengkajian, tempat konsultasi, tempat perberdayaan, tempat pengembangan. Walhasil masjid ini harus menjadi pusat pembinaan masyarakat sekitarnya,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika meresmikan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah dan Renovasi Masjid Baiturrahman, Jl. Pandanaran No.126, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/09/2022).

    Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga mengapresiasi kinerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, khususnya Menteri Basuki Hadimuljono. Sebab, melalui tangan dinginnyalah beberapa masjid di Indonesia telah direnovasi dan menjadi ikon-ikon penting di Indonesia, seperti Masjid Baiturrahman dan Masjid Istiqlal.

    “Saya menyampaikan bangga dan apresiasi terutama kepada Menteri PUPR. Beliau ini memang tukang membuat masjid bagus. Istiqlal sekarang menjadi ikon dunia, bahkan menjadi pusat berbagai negara melakukan kunjungan-kunjungan di Masjid Istiqlal. Bahkan pimpinan masjid Istiqlal sekarang menjadi pimpinan masjid-masjid seluruh dunia,” ungkap Wapres bangga.

    Sebelumnya, Ketua Umum MUI Jateng selaku Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Masjid Raya Baiturrahman K.H. Ahmad Darodji menyampaikan, masjid ini akan kembali menjadi ikon Jawa Tengah seperti dulu saat awal diresmikannya pada 1974.

    “Berbagai kegiatan untuk memakmurkan masjid ini insya Allah akan kami gelar, seperti Pelajaran Qiroah dan Tahfidz al-Qur’an, Studi Tafsir, Studi Hadits, Konsultasi Keluarga Sakinah, konsultasi dan pemeriksaan kesehatan ringan dengan menghadirkan dokter jaga, bekerjasama dengan berbagai rumah sakit yang ada di Semarang. Dengan demikian masjid akan lebih semarak dan mendatangkan kemanfaatan dan keberkahan bagi jamaah dan masyarakat pada umumnya,” terangnya.

    Di akhir acara, Wapres didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Jateng K.H. Taj Yasin Maimoen, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, penandatanganan prasasti dan pemukulan bedug sebagai tanda Peresmian Gedung Dr. K.H. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh di Kantor MUI Jawa Tengah, dan Peresmian Renovasi Bangunan Kawasan Pusaka Masjid Raya Baiturrahman Semarang.

    Hadir pula dalam acara teesebut, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas, dan Tim Ahli Wapres Johan Tedja Surya

    Berita Terkait

    Wapres Serukan Umat Islam Lakukan Salat Gaib dan Doakan Korban Gempa

    Wapres K.H. Ma’ruf Amin mengimbau kepada segenap umat Islam di tanah air untuk melaksanakan salat Gaib dan mendoakan para korban gempa bum Selengkapnya

    Wapres Harapkan Dakwah Santri Merambah Dunia Digital

    Wapres menyebutkan bahwa di era disrupsi sekarang ini, khususnya di dunia maya kebenaran mulai tersamarkan oleh kebatilan. Selengkapnya

    Presiden Sampaikan Strategi Indonesia Hadapi Masalah Ekonomi Dunia

    Presiden menjelaskan bahwa strategi pertama yang dilakukan Indonesia adalah hilirisasi dan industrialisasi bahan-bahan mentah yang dimiliki Selengkapnya

    Wapres Tegaskan Pancasila sebagai Ideologi Dinamis dan Relevan dengan Perkembangan Zaman

    Wapres menuturkan bahwa Pancasila merupakan kesepakatan mulia yang lahir sebagai ideologi dasar negara yang menyatukan tekad semua orang dan Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA