FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    31 10-2023

    325

    Capai Prevalensi Stunting Nasional 14%, Wapres Apresiasi Sinergi Pemda Jambi dan Pemangku Kepentingan

    Kategori Berita Pemerintahan | Viska

    Jambi, Kominfo – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin meninjau Posyandu Dahlia I, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Selasa (31/10/2024).

    “Hari ini saya memantau di Posyandu untuk melihat seberapa aktif ya Posyandu-Posyandu kita itu bagian yang terdepan untuk penanganan stunting, kemudian juga kemiskinan ekstrem yang kita targetkan stunting 2024 itu 14%, kemiskinan ekstrem itu 0%,” ujar Wapres ketika memberi keterangan pers usai peninjauan.

    Wapres pun mengapresiasi upaya yang telah dilakukan pemda setempat sehingga prevalensi penurunan stunting nasional dapat tercapai.

    “Nah tadi saya mendapatkan laporan untuk di Kota Jambi ini sudah sekarang ini sudah di tingkat 14% artinya sudah tercapai jadi 2024 itu sudah targetnya 10%. Nah kalau untuk Jambi, Provinsi tadi di atas 18% tapi nanti 2024 itu sudah 14% artinya targetnya [tercapai],” ungkap Wapres.

    Wapres mencatat, keberhasilan tersebut tak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang dibangun dengan para pemangku kepentingan dalam membuat program-program penurunan stunting.

    “Dan ini karena adanya kerjasama-kerjasama yang dibangun, pemerintah juga dengan semua stakeholder termasuk juga melibatkan bapak angkat ya, bahkan sekarang pelibatan pengusaha itu bukan lagi perorangan, kemarin kita sudah lakukan peluncurannya itu yaitu melibatkan banyak pihak termasuk dari Kadin sendiri,” terangnya.

    Dengan dukungan Kadin yang terlibat langsung dalam penanganan stunting di seluruh wilayah Indonesia, Wapres meyakini target nasional prevalensi stunting 14% dan kemiskinan ekstrem 0% akan tercapai.

    “Jadi Kadin nasional sudah menggerakkan semua pengusaha di seluruh tanah air untuk ikut menyerbu stunting dan kemiskinan ekstrem. Artinya geraknya lebih cepat karena itu kita yakin bahwa 14% untuk stunting dan 0% kemiskinan ekstrem itu akan bisa dicapai di 2024,” ujar Wapres optimis.

    Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, Irawati Sukandar menjelaskan bahwa keberhasilan penurunan stunting di Provinsi Jambi karena pemda menyiapkan tim khusus yang menangani percepatan penurunan stunting.

    “Untuk di Provinsi Jambi sendiri, kita punya tim yang kita sebut dengan tim percepatan penurunan stunting,” ungkap Irawati.

    “Jadi [program-program percepatan tersebut di antaranya] menjadi bapak asuh dan ibu asuh anak stunting, kemudian perbaikan sanitasi, kemudian bedah rumah,” tambahnya.

    Mendampingi Wapres dalam keterangan pers kali ini Gubernur Jambi Al-Haris dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi 

    Berita Terkait

    Wapres Minta Generasi Penerus Gali Potensi dan Tingkatkan Kompetensi

    Wapres mengajak generasi muda untuk aktif menciptakan terobosan baru dan ikut serta dalam memajukan negeri. Selengkapnya

    Kuatkan Ketahanan Pangan Nasional, Wapres Minta Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Pertanian

    Wapres mengingatkan agar upaya optimasi lahan tersebut terus dilakukan dengan memperhatikan legalitas lahan yang jelas dan tidak dalam sengk Selengkapnya

    Penurunan Stunting, Wapres Tegaskan Pemanfaatan Anggaran Harus Tepat Sasaran

    Wapres menekankan bahwa kolaborasi dan komunikasi merupakan faktor penting yang harus terus ada dalam upaya akselerasi penurunan prevalensi Selengkapnya

    Prevalensi Stunting Lampaui Target Nasional, Wapres Apresiasi Pemerintah dan Masyarakat Badung

    Wapres memberikan apresiasi atas capaian Kabupaten Badung dan Bali secara umum yang ia nilai mampu mencegah dan menangani stunting dengan ba Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA