FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    29 03-2024

    238

    Awas Hoaks! Pemerintah Akan Berikan Tambahan BPNT Tahap 2

    Kategori Berita Kominfo | doni003

    Jakarta Pusat, Kominfo - Beredar konten informasi di media sosial Facebook mengenai pemberian tambahan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 2 sebesar Rp400 ribu dari Pemerintah.

    Konon, dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang disediakan dengan batas akhir pada 30 April 2024.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta, tautan pendaftaran yang disediakan dalam unggahan itu tidak mengarah ke situs resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) sebagai lembaga resmi penyalur BPNT.

    Bahkan, Kemensos RI memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resmi @kemensosri, ternyata tidak pernah membuat tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial.

    Bagi masyarakat yang ingin mengetahui status mereka sebagai penerima BPNT 2024, pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui laman resmi Kementerian Sosial cekbansos.kemensos.go.id.

    Berikut laporan harian isu hoaks, disinformasi dan misinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo, Jumat (29/03/2024):

    1. [HOAKS] Ketua DPR RI Puan Maharani Mengesahkan Hak Angket
    2. [HOAKS] Pemerintah Akan Berikan Tambahan BPNT Tahap 2 Sebesar Rp400 Ribu
    3. [HOAKS] Jepang Resmi Melarang Vaksinasi Covid-19 Berbasis mRNA
    4. [HOAKS] Pungutan Biaya Lowongan Kerja Mengatasnamakan PLN

    Berita Terkait

    Awas Hoaks! Bantuan BI Senilai Rp125 Juta untuk Pelaku UMKM

    Faktanya, klaim yang beredar tersebut adalah tidak benar. Selengkapnya

    Awas Hoaks Lowongan Pekerjaan Online!

    Faktanya, klaim dalam unggahan tersebut tidak benar. Selengkapnya

    Awas Hoaks! Antre Panjang di Pelabuhan Gilimanuk Awal April 2024

    Fakta dari akun Instagram resmi @poldabali klaim video antrean panjang itu hoaks. Selengkapnya

    Awas Hoaks! BI Tak Layani Penukaran Uang Baru Idulfitri Tahun Ini

    Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta dari kompas.com, narasi soal BI tidak melayani penukaran uang baru untuk Idul Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA