FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    01 02-2023

    7022

    Indeks Literasi Digital Tahun 2022 Meningkat, Kominfo Tetap Perhatikan Indeks Keamanan

    SIARAN PERS NO. 10/HM/KOMINFO/02/2023
    Kategori Siaran Pers
    Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel A. Pangerapan dalam Peluncuran Status Literasi Digital Indonesia 2022 yang berlangsung secara hibrida dari Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Rabu (01/02/2023). - (Pey)

    Siaran Pers No. 10/HM/KOMINFO/02/2023

    Rabu, 1 Februari 2023

    Tentang

    Indeks Literasi Digital Tahun 2022 Meningkat, Kominfo Tetap Perhatikan Indeks Keamanan

    Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan hasil survei Indeks Literasi Digital Tahun 2022. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel A Pangerapan menyatakan kenaikan itu lebih dominan dalam aspek budaya digital dan etika digital. Menurutnya, untuk aspek kemanan digital masih membutuhkan perhatian dan upaya bersama seluruh pemangku kepentingan.

    “Hasil survei Indeks Literasi Digital Kominfo 2022 terdapat peningkatan sekitar nol koma nol lima poin. Dari sebelumnya 3,49 sekarang sudah mencapai 3,54 angka agregat,” jelasnya dalam Peluncuran Status Literasi Digital Indonesia 2022 yang berlangsung secara hibrida dari Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Rabu (01/02/2023).

    Dirjen Semuel menyatakan secara umum ada peningkatan dari aspek budaya digital dan etika digital. “Sekarang ada di angka 3,48. Kemudian, untuk digital skill-nya masih berada di sekitaran 3,52. Etika digital juga mengalami peningkatan 3,68. Ini adalah hasil yang kita dapatkan dari tahun lalu kita adakan survey,” tuturnya.

    Menurut Dirjen Aptika Kementerian Kominfo dalam aspek indeks keamanan (safety) masih perlu diperhatikan karena masih rendah.

    “Nilainya baru 3,12, makanya banyak fenomena di masyarakat seperti misalnya banyak tertipu dan terpedaya oleh orang-orang yang punya niatan jahat,” tuturnya.

    Sejak tahun 2020, Kementerian Kominfo telah melalukan tiga kali survei Indeks Literasi Digital Nasional. Dirjen Semuel menyatakan survei itu ditujukan untuk mengetahui status literasi digital. 

    “Hasil pengukuran kita bagi dengan wilayahnya. Bagaimana di wilayah-wilayah tertentu, memang ada perbedaan. Kalau kita lihat misalnya di Jogja, literasi digital masyarakatnya 3,64. Begitu pula di Kalimantan Barat, jumlahnya sama. Ketiga adalah Kalimantan Timur dan keempat Papua Barat, masing-masing mendapat nilai 3,62. Selanjutnya, di urutan lima ada Jawa Tengah dengan tingkat literasi digital masyaraktnya sebesar 3,61,” jelasnya.

    Menurut Dirjen Semuel, hasil survei juga menunjukkan upaya peningkatan literasi digital masyarakat di setiap provinsi, hal itu dibutuhkan agar program literasi digital bisa tepat sasaran.

    “Tujuan pengukuran ini untuk mengetahui pemahaman literasi digital masyarakat di Indonesia. Kita ingin tahu petanya di mana saja yang perl]u dilakukan literasi digitalnya untuk ditekan lebih masif lagi,” tandasnya.

    Dirjen Aptika Kementerian Kominfo menjelaskanliterasi digital ini terbagi menjadi tiga segmen, yaitu pendidikan, pemerintahan (TNI dan Polri) dan masyarakat umum. Jika dilihat di segmen Pendidikan, 3,70. Sedangkan segmen pemerintahan 3,74 dan di segmen masyarakat umum 3,50.

    “Jadi, kami dalam melaksanakan ini bekerjasama dengan katadata dan saat ini telah memasuki tahun ketiga melakukan survei. Harapannya, kita bisa mengukur bagaimana tingkat literasi digital masyarakat dan kita bisa menyikapi bagaimana kita melakukan literasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Hasil pemetaan literasi digital Indonesia merupakan penilaian terhadap kekuatan dan kelemahan tingkat kecakapan dan pengetahuan digital, sekaligus memberikan gambaran kondisi dan peluang di setiap wilayah Tanah Air. Hasil survei literasi digital bisa diakses di sini atau unduh di sini.

    Dalam cara itu hadir pula Direktur Pemberdayaan Informatika, Boni Pudjianto; Chief Content Officer Katadata, Heri Susanto; Deputy Head Katadata Insight Center, Vivi Zabkie; serta Ketua Umum Siberkreasi, Donny BU.

    Biro Humas Kementerian Kominfo
    e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
    Telp/Faks : 021-3504024
    Twitter @kemkominfo
    FB: @kemkominfo
    IG: @kemenkominfo
    website: www.kominfo.go.id

    Berita Terkait

    Siaran Pers No. 408/HM/KOMINFO/06/2024 tentang Tingkatkan Kualitas Siaran, Menteri Budi Arie Dorong Kehadiran Lembaga Rating Televisi Alternatif

    Menkominfo menilai kehadiran lembaga rating televisi alternatif dibutuhkan untuk menghindari terjadinya monopoli. Selengkapnya

    Siaran Pers No. 407/HM/KOMINFO/06/2024 tentang Jaga Ruang Digital, Menkominfo: Terapkan Prinsip Keterbukaan Komunikasi Publik

    Menteri Budi Arie meminta pimpinan lembaga publik melakukan komunikasi publik secara terbuka berdasarkan prinsip open government. Menurutnya Selengkapnya

    Siaran Pers No. 406/HM/KOMINFO/06/2024 tentang Cegah Judi Online, Kominfo Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi

    Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan sosialisasi dalam bentuk SMS Blast merupakan salah satu langkah dalam mencegah masyarakat bermain ju Selengkapnya

    Siaran Pers No. 405/HM/KOMINFO/06/2024 tentang Menteri Budi Arie Ajak Mahasiswa Perangi Judi Online

    Menkominfo menegaskan Pemerintah berupaya melindungi anak dari dampak buruk pemanfaatan teknologi digital dan internet. Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA